Posted by : Rougerdeluffy
Sabtu, 03 November 2012
Tipe data
berperan penting dalam setiap instruksi yang akan kita buat karena salah
memilih tipe data akan memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan yang kita
harapkan dan terlebih lagi bila kita salah memilih tipe data maka akan membuat
program yang kita buat akan mengalami ERROR.
Tipe data
di bagi dalam beberapa tipe di antaranya adalah :
- Tipe data karakter
- Tipe data bilangan bulat
- Tipe data pecahan
Untuk
Bahasa C sendiri tipe data di bagi menjadi 5 macam dan di bawah ini adalah
macam-macam tipe data di Bahasa C:
|
No
|
Tipe Data
|
Jangkauan
|
Ukuran
(Byte)
|
Format
|
Keterangan
|
|
1
|
char
|
-128 s/d
127
|
1 byte
|
%c
|
Karakter
/ String
|
|
2
|
int
|
-32768
s/d 32767
|
2 byte
|
%i,%d
|
Integer /
Bilangan Bulat
|
|
3
|
float
|
-3.4E-38
s/d 3.4E+38
|
4 byte
|
%f
|
Float /
Bilangan Pecahan
|
|
4
|
double
|
-1.7E-308
s/d 1.7E+308
|
8 byte
|
%lf
|
Pecahan
presisi ganda
|
|
5
|
void
|
-
|
0 byte
|
-
|
Tidak
Bertipe
|
Bentuk umum
pendeklarasian Variable Tipe data adalah:
Nama_Tipe_Data
Nama_Variable
Contoh:
char nama; //Deklarasi nama bertipe char
int angka; //Deklarasi angka
bertipe integer
float bilangan_pecahan; //Deklarasi bilangan bulat bertipe float
double beta; //Deklarasi beta bertipe
double
|
Catatan :
Apabila penulisan nama variable lebih dari
satu kata maka di anjurkan mengunakan ‘_’ (underline) dan bukan spasi
,dikarenakan apa bila dalam penulisan nama variable kita mengunakan spasi
maka akan terjadi ERROR.
|
